STEI Al-Ishlah Cirebon Rancang Transformasi Pendidikan Berbasis Productive Human Capital
Cirebon – STEI Al-Ishlah Cirebon terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masa depan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop Kurikulum Institut Al-Ishlah Cirebon yang dilaksanakan pada Senin, 24 Agustus 2026, di Hotel Santun Cirebon.
Workshop ini menjadi ruang strategis untuk merumuskan arah pengembangan kurikulum sebagai bagian dari proses transformasi STEI menuju Institut Al-Ishlah Cirebon (IAC). Pengembangan kurikulum tidak lagi dipandang sebatas peninjauan mata kuliah, tetapi diarahkan untuk membangun arsitektur pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan produktif, kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing.
Gagasan utama yang dikembangkan dalam workshop adalah Productive Human Capital. Dalam konsep ini, Human Capital tidak ditempatkan sebagai tambahan dalam kurikulum, tetapi sebagai operating philosophy pendidikan IAC. Artinya, seluruh proses pendidikan dirancang untuk membangun kapasitas mahasiswa secara utuh, mulai dari karakter, pengetahuan, kompetensi profesional, kemampuan digital dan AI, kewirausahaan, kepemimpinan, hingga kemampuan menghasilkan karya dan memberikan dampak.
Workshop Kurikulum Institut Al-Ishlah Cirebon pada akhirnya menegaskan bahwa transformasi pendidikan bukan sekadar mengubah struktur kurikulum, tetapi mengubah cara kampus memandang proses pendidikan dan keberhasilan lulusan.
Pendidikan diarahkan untuk membangun manusia yang memiliki iman dan karakter, penguasaan ilmu, kompetensi profesional, kemampuan teknologi, jiwa kewirausahaan, kepemimpinan, kreativitas, serta kepedulian terhadap masyarakat.
Melalui pendekatan Productive Human Capital, Institut Al-Ishlah Cirebon berupaya membangun ekosistem pendidikan yang menghubungkan Faith – Science – Innovation – Civilization.
Transformasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa lulusan IAC tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga memiliki kompetensi, pengalaman, karya, portfolio, sertifikasi, dan kemampuan menciptakan nilai bagi dunia kerja, dunia usaha, masyarakat, dan peradaban.

