STEI Al-Ishlah Cirebon Terima KMA RI, Perkuat Pengembangan Prodi PAI dan Dosen Tetap
Cirebon — Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Al-Ishlah Cirebon kembali mencatat langkah penting dalam pengembangan kelembagaan dan peningkatan mutu pendidikan tinggi. Kamis, 30 Juli 2026 bertempat di Gedung Rektorat STEI Al-Ishlah Cirebon, dilaksanakan Penyerahan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia (KMA RI) tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Program Sarjana (S1) serta Pembinaan Dosen Tetap STEI Al-Ishlah Cirebon.
Keputusan tersebut secara resmi diserahkan langsung oleh Prof. Dr. H. Wawan Hernawan, M.Ag., selaku Sekretaris Kopertais Wilayah II Jawa Barat, yang mewakili Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, kepada STEI Al-Ishlah Cirebon.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi STEI Al-Ishlah Cirebon dalam memperkuat pengembangan institusi, khususnya melalui perluasan bidang keilmuan dan penyelenggaraan pendidikan tinggi yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan diterimanya izin penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Program Sarjana (S1) Nomor 753 Tahun 2026, STEI Al-Ishlah Cirebon memperoleh ruang yang lebih luas untuk berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik, profesional, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Selain penyerahan KMA RI tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Program Sarjana (S1), kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting dalam penguatan dan pembinaan dosen tetap STEI Al-Ishlah Cirebon. Penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu fondasi utama dalam menjamin keberlangsungan penyelenggaraan pendidikan tinggi sekaligus mendorong peningkatan mutu akademik dan profesionalisme dosen.
Pembinaan dosen tetap tersebut diharapkan semakin memperkuat kapasitas STEI Al-Ishlah Cirebon dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, baik dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional, STEI Al-Ishlah Cirebon terus berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Momentum Penguatan Transformasi Kelembagaan
Penyerahan KMA RI ini menjadi bagian dari perjalanan transformasi STEI Al-Ishlah Cirebon dalam mengembangkan institusi pendidikan tinggi Islam yang unggul, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Pengembangan program studi baru sekaligus penguatan dosen tetap diharapkan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan tata kelola kelembagaan, mutu akademik, pengembangan kurikulum, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat.
Langkah tersebut juga sejalan dengan semangat STEI Al-Ishlah Cirebon dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang mampu menjawab tantangan Era Society 5.0, dengan tetap menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan utama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia.
Bagi STEI Al-Ishlah Cirebon, penyerahan KMA RI tersebut bukan sekadar seremoni administratif, tetapi menjadi tonggak penting dalam perjalanan pengembangan institusi.
Ke depan, STEI Al-Ishlah Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat sumber daya manusia, membangun jejaring kemitraan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan pendidikan Islam di Jawa Barat.

