Resmi Dibuka! KKM STEI Al-Ishlah Cirebon 2026/2027 Usung Semangat Kampung Halal, Sehat, dan Produktif

CIREBON (19/10/2026) – Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Al-Ishlah Cirebon resmi membuka kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tahun Akademik 2026/2027 pada Senin, 19 Oktober 2026, bertempat di Kantor Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini mengusung tema “Kampung Halal, Sehat dan Produktif: Pemberdayaan Ekonomi Halal untuk Mewujudkan Pembangunan Ekonomi Menuju Jabar ISTIMEWA.”

Pada tahun akademik ini, mahasiswa peserta KKM STEI Al-Ishlah Cirebon akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di enam desa wilayah Kecamatan Ciwaringin, yaitu Desa Ciwaringin, Desa Bringin, Desa Babakan, Desa Galagamba, Desa Budur, dan Desa Gintung Kidul.

Penempatan mahasiswa di enam desa tersebut menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi untuk memperkuat kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui pengembangan ekonomi halal, peningkatan kualitas kehidupan sosial, serta optimalisasi potensi lokal yang dimiliki setiap desa.

Pembukaan KKM menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi dalam mengidentifikasi potensi desa, mendampingi pelaku usaha mikro dan kecil, serta mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.

Rangkaian acara pembukaan dimulai pukul 09.30 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan Intisab, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Pelaksana KKM, Ketua STEI Al-Ishlah Cirebon, Camat Ciwaringin, dan perwakilan Baperida Kabupaten Cirebon.

Agenda berikutnya adalah penyematan simbolis peserta KKM oleh Ketua STEI Al-Ishlah Cirebon, Camat Ciwaringin, dan perwakilan Baperida Kabupaten Cirebon sebagai tanda dimulainya rangkaian pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Dorong Pengembangan Kampung Halal Berbasis Potensi Desa

Sesuai dengan tema yang diusung, pelaksanaan KKM Tahun Akademik 2026/2027 diarahkan untuk mendorong terwujudnya kampung yang halal, sehat, dan produktif melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Pada aspek ekonomi halal, mahasiswa diharapkan dapat berperan dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai prinsip-prinsip ekonomi syariah, memperkuat kesadaran terhadap produk halal, serta mendukung pengembangan usaha mikro dan kecil agar mampu meningkatkan kualitas produk dan daya saing.

Sementara itu, aspek sehat dan produktif menitikberatkan pada peningkatan kesadaran terhadap kebersihan lingkungan, pola hidup sehat, dan pemanfaatan potensi ekonomi desa. Integrasi ketiga aspek tersebut diharapkan mampu mendorong terciptanya program pemberdayaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di Desa Ciwaringin, Bringin, Babakan, Galagamba, Budur, dan Gintung Kidul.

Melalui pendampingan dan kolaborasi dengan masyarakat setempat, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga membangun partisipasi aktif warga agar manfaat kegiatan dapat berlanjut setelah masa KKM berakhir.

Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah

Pelaksanaan KKM di enam desa wilayah Kecamatan Ciwaringin juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis potensi lokal.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi mahasiswa untuk memahami persoalan sosial dan ekonomi secara langsung, sekaligus menghadirkan gagasan inovatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, KKM tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran akademik, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.

Melalui kegiatan ini, STEI Al-Ishlah Cirebon menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu membawa semangat intelektualitas, nilai-nilai keislaman, dan kepedulian sosial dalam setiap program yang dilaksanakan.

Pembukaan KKM Tahun Akademik 2026/2027 menjadi langkah awal bagi mahasiswa STEI Al-Ishlah Cirebon untuk belajar bersama masyarakat, mengembangkan potensi desa, serta berkontribusi dalam mewujudkan kampung yang halal, sehat, dan produktif demi mendukung pembangunan ekonomi menuju Jawa Barat ISTIMEWA.

Tinggalkan Balasan